Loading...
DHASAM.co id - Simalungun
Seorang pekerja bagian Boiler bernama Ahyar, mengalami kecelakaan kerja serius yang menyebabkan luka parah dan patah tangan pada, Jum'at (13/03/2026) sekira pukul 14.30 Wib. Kondisi korban kini terancam mengalami cacat seumur hidup akibat insiden tragis itu.
Menurut sumber media ini, korban diketahui merupakan pekerja di perusahaan Vendor PT. Adya Cemerlang Herviy (ACH) yang bekerja di lingkungan perusahaan PT. Sheel Oil Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, kecamatan Bosar Maligas, kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Setelah kejadian berdarah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karya Husada kota perdagangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa kecelakaan tersebut spontan memicu kemarahan dan sorotan tajam dari masyarakat sekitar. Pasalnya, para pekerja di kawasan industri besar seperti KEK Sei Mangkei seharusnya memiliki standard keselamatan kerja (K3) yang ketat, namun fakta di lapangan justru sebaliknya pekerja menjadi korban luka parah.
Sejumlah sumber menilai kuat, adanya dugaan kelalaian serius dalam penerapan keselamatan kerja, khususnya pada pekerjaan berisiko tinggi di bagian boiler.
Pihak Management PT. Sheel Oil Indonesia selaku perusahaan pengguna jasa maupun vendor PT. Adya Cemerlang Herviy diminta harus bertanggung jawab penuh dan tidak lepas tangan atas nasib pekerja yang kini harus menanggung derita akibat kecelakaan mengerikan itu.
Masyarakat mendesak Dinas Tenaga Kerja, pengawas K3, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Jika ditemukan unsur kelalaian, maka perusahaan dapat dikenakan sanksi pidana berat.
Kecelakaan berdarah itu menjadi peringatan keras bahwa keselamatan pekerja di kawasan industri tidak boleh dianggap sepele. Jika keselamatan kerja diabaikan, maka nyawa dan masa depan para pekerja bisa menjadi korban.
Hingga rilis berita ini disampaikan kemeja redaksi Dhasam.co id, pihak PT. Sheel Oil Indonesia maupun PT. Adya Cemerlang Herviy bungkam terkait penyebab kecelakaan kerja yang menimpa Ahyar tersebut.
Peristiwa kecelakaan kerja tersebut kini kian menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar apakah sistem keselamatan kerja di KEK sei mangkei benar - benar dijalankan atau sebaliknya.
(Dharma Samosir)